Langsung ke konten utama

Sistem Perekonomian Indonesia dan Global


Sistem Perekonomian Indonesia dan Global






Elfrido Naufal Christaliano
(22218203)




1.      Pengertian Sistem Perekonomian


Sistem perekonomian adalah sistem yang digunakan dari suatu negara untuk membuat sumber daya yang dimilikinya berjalan dengan baik kepada suatu individu maupun organisasi di negara tersebut. Perbedaan yang terdapat antara sebuah sistem ekonomi dengan sistem ekonomi lainnya adalah  bagaimana cara sistem itu mengatur faktor produksinya. Dalam beberapa sistem, seorang individu  boleh memiliki semua faktor produksi. Sementara dalam sistem lainnya, semua faktor tersebut di  pegang oleh pemerintah.
Perbedaan mendasar antara sebuah sistem ekonomi yang satu dengan sistem ekonomi lainnya adalah  bagaimana cara sistem itu mengatur faktor produksinya. Dalam beberapa sistem, seorang individu  boleh memiliki semua faktor produksi. Sementara dalam sistem lainnya, semua faktor tersebut di  pegang oleh pemerintah. Kebanyakan sistem ekonomi di dunia berada di antara dua sistem ekstrim tersebut
Selain faktor produksi, sistem ekonomi juga dapat dibedakan dari cara sistem tersebut mengatur  produksi dan alokasi. Sebuah perekonomian terencana (planned economies) memberikan hak kepada  pemerintah untuk mengatur faktor-faktor produksi dan alokasi hasil produksi. Sementara pada  perekonomian pasar (market economic), pasar lah yang mengatur faktor-faktor produksi dan alokasi  barang dan jasa melalui penawaran dan permintaan.

2.      Sejarah Perkembangan Sistem Perekonomian Di Indonesia 



a.      Sistem Ekonomi Liberal / Masa Demokrasi Liberal (1950-1959).
Sistem ekonomi liberal adalah sistem ekonomi dimana sebagian besar keputusan dalam perekonomian ditentukan oleh masing-masing individu, bukan lembaga atau organisasi bahkan pemerintah. Sistem ekonomi ini mencakup kebebasan dalam melakukan aktivitas ekonomi. Ekonomi liberal sering dikaitkan dengan dukungan terhadap pasar bebas dan kepemilikan pribadi atas aset dan modal.
Ada beberapa negara yang menganut sistem ekonomi liberal utamanya di Indonesia. Indonesia kaya dengan sumber daya alam yang melimpah dan sangat menguntungkan bagi bangsa Asing dan menarik minat beberapa perusahaan swasta asing untuk mengeksploitasinya.
Indonesia disinyalir memiliki cadangan gas yang luar biasa. Untuk sumber daya alam selain minyak dan gas, seperti emas di Papua, batu bara di Kalimantan, nikel di Sulawesi, dan lain sebagainya. Kesemuanya dikuasai oleh perusahaan-perusahaan kapitalis. Kemudian, di sekitar kita juga marak dibangun mini market-mini market yang sudah memiliki nama besar secara nasional. Keberadaan mini market ini konon bisa 'merusak' perekonomian tradisional yang dijalankan oleh rakyat kecil.

b.      Sistem Ekonomi Etatisme / Masa Demokrasi Terpimpin (1959-1966).
Sebagai akibat dari dekrit presiden 5 juli 1959, maka Indonesia menjalankan sistem demokrasi terpimpin dan struktur ekonomi Indonesia menjurus pada sistem etatisme (segala-galanya diatur oleh pemerintah). Dengan sistem ini, diharapkan akan membawa pada kemakmuran bersama dan persamaan dalam sosial, politik, dan ekonomi (Mazhab Sosialisme). Akan tetapi, kebijakan-kebijakan ekonomi yang diambil pemerintah di masa ini belum mampu memperbaiki.
Akibat yang ditimbulkan dari sistem etatisme yang pernah terjadi di indonesia pada periode tersebut, yaitu : 
a). Semakin rusaknya sarana produksi dan komunikasi yang membawa dampak                       menurunnya nilai ekspor kita.
b). Hutang luar negeri yang justru dipergunakan untuk proyek ‘Mercu Suar'
c). Defisit anggaran negara yang makin besar.
d). Laju pertumbuhan penduduk yang lebih besar dari pertumbuhan ekonomi.

c.      Sistem Ekonomi Pancasila / Demokrasi Ekonomi (1966-1998). 
Sistem ekonomi demokrasi dapat didefinisikan sebagai suatu sistem perekonomian nasional yang merupakan perwujudan dari falsafah Pancasila dan UUD 1945 yang berasaskan kekeluargaan dan kegotongroyongan dari, oleh, dan untuk rakyat di bawah pimpinan dan pengawasan pemerintah. Pada sistem demokrasi ekonomi, pemerintah dan seluruh rakyat baik golongan ekonomi lemah maupun pengusaha aktif dalam usaha mencapai kemakmuran bangsa. Selain itu, negara berperan dalam merencanakan, membimbing, dan mengarahkan kegiatan perekonomian. Dengan demikian terdapat kerja sama dan saling membantu antara pemerintah, swasta, dan masyarakat. Tokoh ekonomi indonesia saat itu, Sumitro Djojohadikusumo, dalam pidatonya di negara Amerika tahun 1949, menegaskan bahwa sistem yang dicita-citakan adalah ekonomi semacam campuran tetapi dalam proses perkembanganya telah disepakati suatu bentuk ekonomi baru yang dinamakan sebagai Sistem Ekonomi Pancasila yang didalamnya mengandung unsur penting yang disebut Demokrasi Ekonomi.

d.      Sistem Ekonomi Kerakyatan / Pancasila (1998-Sekarang).
Sistem Ekonomi pancasila atau kerakyatan dimana tujuan dari perekonomian ini adalah tercapainya keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.Pemerintah bertekad melaksanakan sistem ekonomi kerakyatan dengan mengeluarkan ketetapan Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia Nomor IV/MPR/1999, tentang Garis-Garis Besar Haluan Negara yang menyatakan bahwa sistem perekonomian Indonesia adalah sistem ekonomi kerakyatan. Sistem ekonomi ini berlaku sejak tahun 1998. Pada sistem ekonomi kerakyatan, masyarakatlah yang memegang aktif dalam kegiatan ekonomi, sedangkan pemerintah yang menciptakan iklim yang bagus bagi pertumbuhan dan perkembangan dunia usaha.


3.      Sistem Perekonomian Indonesia


Sistem perekonomian yang diterapkan oleh Indonesia adalah sistem perekonomian pancasila. Secara normatif pancasila dan UUD 1945 adalah landasan idiil sistem perekonomian di Indonesia. Dasar politik perekonomian ini diatur dalam UUD 1945 pasal 33 yang berbunyi :

Ayat 1:  Perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasar atas azas kekeluargaan.
Ayat 2: Cabang-cabang produksi yang penting bagi negara dan yang menguasai hajat hidup orang
banyak dikuasai oleh negara.
Ayat 3: Bumi, air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan
dipergunakan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.
Ayat 4: Perekonomian nasional diselenggarakan berdasar atas demokrasi ekonomi dengan prinsip
kebersamaan, efisiensi berkeadilan, berkelanjutan, berwawasan lingkungan, kemandirian, serta
dengan menjaga keseimbangan kemajuan dan kesatuan ekonomi nasional.
Ketentuan lebih lanjut mengenai pelaksanaan pasal ini diatur dalam undang-undang.


4.      Sistem Perekonomian Dunia 


a.      Sistem Ekonomi Liberal
Sistem ekonomi Liberal adalah sistem ekonomi yang diuraikan oleh Adam Smith yang mempunyai kaitan nya dengan ―kebebasan individu yang artinya memberikan kebebasan individu untuk melakukan kegiatan ekonomi tanpa pembatasan yang nantinya di tuntut agar dapat menghasilkan sesuatu yang baik yang dapat menguntungkan negara. Negara yang menganut system ini adalah Amerika Serikat, Uruguay, Parguay, Brazil dan Argentina. Ciri-ciri sistem ekonomi liberal :
·         Semua sumber produksi adalah milik negara.
·         Masyarakat bebas memiliki sumber produksi.
·         Barang produksi bermutu tinggi.
·         Timbul persaingan antarmasyarakat dalam mencari laba.

b.      Sistem Ekonomi Komunisme
Sistem ekonomi dimana peran pemerintah sebagai pengatur seluruh sumber-sumber kegiatan  perekonomian. Setiap orang tak boleh memiliki kekayaan pribadi. Sehingga nasib seseorang bisa ditentukan oleh pemerintah.Semua unit bisnis. mulai dari yang kecil hingga yng besar dimiliki oleh pemerintah dengan tujuan Pemerataan Ekonomi dan kebersamaan.  Negara yang menganut sistem ekonomi ini adalah Uni Soviet dan banyak negara Eropa Timur lainnya hingga akhir abad ke-20. Namun saat ini, hanya Kuba, Korea Utara, Vietnam, dan RRC yang menggunakan sistem ini. 


c.      Sistem Ekonomi Fasisme
Yaitu paham yang mengedepankan bangsa sendiri dan memandang rendah bangsa lain, dengan kata lain, fasisme merupakan sikap rasionalism yang berlebihan.  Negara yang menganut paham Sistem Ekonomi fasisme ini adalah Italia, Jerman, dan Jepang.


Daftar Pustaka




Komentar

Postingan populer dari blog ini

STATISTIKA 2 : Soal Latihan 2

Nama : Elfrido Naufal Christaliano Kelas : 2EB03 NPM : 22218203 Soal No.1 Mata kuliah Statistika diikuti oleh mahasiswa jenjang D3 dan mahasiswa jenjang S1. Dari 40 mahasiswa D3 diketahui nilai rata rata UTS 70 dengan simpangan baku 8, sedangkan dari 36 mahasiswa S1 diketahui nilai rata rata UTS 72 dengan simpangan baku 5, apakah ada beda nilai Statistika 2 pada mahasiswa jenjang D3 dan S1? Tingkat signifikan 92% Jawab : Soal No. 2 Sebuah perusahaan mainan memproduksi mobil-mobilan dengan remote control yang menggunakan dua baterai. dari 25 baterai diketahui rata-rata umur baterai yang digunakkan di produk ini adalah 35 jam. Distribusi umur baterai mendekati distribusi probabilitas normal dengan standar deviasi 5,5 jam. Dugalah rata rata umur baterai pada tingkat signifikan 90% Jawab :

Makalah Segmentasi Pasar

Makalah Segmentasi Pasar Pepsodent Diajukan untuk memenuhi tugas  Mata Kuliah : Pengantar Bisnis Disusun Oleh : Elfrido Naufal Christaliano (22218203) Fakultas Ekonomi Universitas Gunadarma  Jl. Margonda Raya No.427, Pondok Cina, Beji, Kota Depok, Jawa Barat 16424 Bab I Pendahuluan 1.1 Latar Belakang              Identifikasi target pasar    merupakan langkah awal yang dibutuhkan dalam perencanaan dan pengembangan straregi pemasaran. Dalam situasi dimana konsumen menghadapi  banyak pilihan, maka kesuksesan pemasaran produk akan banyak ditentukan oleh kesesuaian produk dengan kebutuhan konsumen pada segmen tertentu.             Perusahaan tidak d apat berhubungan dengan semua pelanggannya di pasar yang besar, luas, atau beragam. Tetapi mereka dapat membagi pasar seperti itu menjadi kelompok konsumen atau segmen dengan kebutuhan dan keinginan berbeda. Kemudian perusahaan harus mengiden...

Tugas Statistika

Nama : Elfrido Naufal C Kelas : 2EB03 NPM : 22218203 Soal 1 Berdasarkan data dari 5 buah warnet di Margonda, diketahui waktu rata-rata 64 pengguna  internet melakukan penjelajahan (browsing) 420 menit setiap minggu dengan simpangan  baku 22.5 menit. Pengusaha warnet ingin menanbah jumlah PC yang mereka sediakan,  sebelumnya mereka perlu informasi tentang rata-rata waktu yang digunakan seseorang  untuk browsing. Prediksilah rata-rata waktu yang digunakan seseorang setiap minggu  untuk browsing. Tingkat signifikan 98%. Jawab: Soal 2 ZIP-Net suatu Internet Provider mencatat rata-rata waktu 36 pelanggan mengakses website  bergambar secara lengkap 210 detik, dengan simpangan baku 30 detik. ZIP-Net  bermaksud menambahkan perangkat lunak pengolah gambar yang memungkinkan  pelanggan lebih cepat mengakses website bergambar. Sebelumnya perusahaan ini ingin  mengetahui kecepatan rata-rata seseorang dalam mengakses ga...